Petisi Batalkan TKA ditandatangani Oleh Guru Dan Siswa
Seorang Siswa dengan nama akun siswa agit membuat petisi menuntut pembatalan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada November 2025. Nilai TKA dibutuhkan sebagai salah satu syarat mengikuti tes PTN jalur prestasi 2026. Petisi ini dibuat pada Minggu, 26 Oktober 2025 di laman change.org. Dari pantauan mimin, sudah ada lebih dari 70.000 petisi. Dalam keterangan petisi itu, siswa agit mengaku sebagai salah satu siswa yang akan menghadapi TKA 2025. "Sistem ini menambah tekanan bagi siswa dan siswi," kata dia dalam keterangan di petisi itu. Dia mengatakan sekolahnya mulanya menggunakan Kurikulum Merdeka yang tidak ada TKA. Namun, tiba-tiba TKA diadakan. Apalagi pelaksanaan TKA 2025 menimbulkan banyak masalah, seperti pengesahan tiba-tiba tanpa pemberitahuan memadai untuk tingkat SMA. Selain itu, penetapan kisi-kisi yang terlambat menyulitkannya dalam melakukan persiapan optimal. Dia menjelaskan TKA untuk jenjang SMA pertama kali dikabarkan dan diresmikan pada 8 Juni 2025. Kemudian, menurut dokumen "Salinan Perkaban Nomor 45 Tahun 2025 tentang Kerangka Asesmen TKA SMA/MA dan SMK/MAK," TKA ditetapkan pada 14 Juli 2025.
Dia berkata dari 14 Juli hingga 3 November 2025, para guru dan murid hanya memiliki waktu tersisa 112 hari alias sekitar 3,5 bulan untuk persiapan TKA. Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen bahkan baru memulai pelaksanaan Simulasi TKA Online untuk jenjang SMA/MA/SMK/MAK dan sederajat secara resmi pada tanggal 6 Oktober 2025.
Sejak itu, siswa agit mengatakan para guru bimbingan belajar sudah membuat perkiraan soal setelah kisi-kisi dibagikan pada Juli 2025. Namun, dia berkata perkiraan soal itu tidak akurat.
"Akibatnya, perkiraan soal baru dirancang kembali oleh para guru setelah Simulasi TKA Online pertama," kata dia.
Siswa agit juga mengatakan cukupan materi terlampau luas. Keadaan itu membuat dirinya tidak bisa memperkirakan soal-soal yang mungkin muncul.
TKA merupakan sistem pengukuran capaian akademik bagi siswa yang berada di tahun akhir suatu jenjang pendidikan. Untuk tahap pertama, TKA akan dilaksanakan pada 3-9 November 2025.
Sebelum pelaksanaan, pemerintah akan menggelar serangkaian simulasi mulai 6 Oktober 2025. Kemudian dilanjutkan dengan gladi bersih TKA secara serentak di seluruh Indonesia pada 27 hingga 30 Oktober 2025.
Namun, pelaksanaan TKA hari pertama mengalami eror. Annisianti Septiani mengatakan anaknya, Ianuno Atar Karim tidak maksimal mengikuti gladi bersih TKA SMA/SMK pada hari ini.
Ianuno yang merupakan siswa kelas 12 di SMA Negeri 10 Depok tidak maksimal mengerjakan ujian di Gladi Bersih TKA yang digelar hari ini, Senin, 27 Oktober 2025. Alasannya, server TKA mengalami eror sehingga Ianuno hanya mengerjakan 15 dari 85 soal.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Toni Toharudin mengakui ada gangguan. Dia bilang gangguan terjadi karena kementerian ingin melakukan terbaik untuk pelaksanaan TKA November mendatang.
"Gangguan tadi terjadi karena memang kami lagi cara yang terbaik untuk pelaksanaan hari H," kata dia saat dihubungi, Senin, 27 Oktober 2025.
Komentar
Posting Komentar